<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476</id><updated>2011-12-09T10:10:04.851+07:00</updated><title type='text'>coffee ... morning</title><subtitle type='html'>"tidak ada yang mudah tetapi tidak ada yang tidak mungkin" (Napoleon Bonaparte) ...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-9080214160207487274</id><published>2011-12-09T10:10:00.000+07:00</published><updated>2011-12-09T10:10:04.865+07:00</updated><title type='text'>Lakukan Yang Terbaik ...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-o1ZyzAAw47w/TuF7h25RgCI/AAAAAAAAAIY/eqX1lruJ4u0/s1600/images+%25284%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-o1ZyzAAw47w/TuF7h25RgCI/AAAAAAAAAIY/eqX1lruJ4u0/s1600/images+%25284%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;pre wrap=""&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre wrap=""&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre wrap=""&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre wrap=""&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre wrap=""&gt;Kita tidak pernah tahu apa yang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa buat hidup kita ini. Tugas kita hanya berusaha untuk menjalaninya dan melakukan yang terbaik disetiap hal yang kita kerjakan di dunia ini. Kadang kita merasa hidup ini begitu berat dengan berbagai permasalah yang kita hadapi, tapi dibalik semua itu ada tangan-tangan yang bekerja untuk membantu kita melewatinya. Karena sesuai firmanNya bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan umatnya.&amp;nbsp;&lt;/pre&gt;&lt;pre wrap=""&gt;Tuhan yang menciptakan kita maka Dia lah yang mengetahui berapa besar kekuatan yang kita miliki, hanya saja kadang kita banyak mengeluh dan gampang menyerah. Kekuatan yang telah diberikan olehNya sering kita sia-siakan bahkan tidak kita pergunakan semaksimal mungkin, kita terlalu manja dan merasa nyaman dengan keadaan yang telah ada sehingga malas untuk berfikir lebih lagi. Kalau saja kita bisa memaksimalkan kekuatan tersebut bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari yang telah ada sekarang ini.(stpamenan)&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-9080214160207487274?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/9080214160207487274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2011/12/lakukan-yang-terbaik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/9080214160207487274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/9080214160207487274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2011/12/lakukan-yang-terbaik.html' title='Lakukan Yang Terbaik ...'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-o1ZyzAAw47w/TuF7h25RgCI/AAAAAAAAAIY/eqX1lruJ4u0/s72-c/images+%25284%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-228475220397676044</id><published>2011-12-08T08:10:00.001+07:00</published><updated>2011-12-08T08:36:02.868+07:00</updated><title type='text'>Menulis Itu (tidak) Gampang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-9ft21yNSV9w/TuAMtk4WarI/AAAAAAAAAIM/EN8DB4famXI/s1600/images+%25282%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-9ft21yNSV9w/TuAMtk4WarI/AAAAAAAAAIM/EN8DB4famXI/s1600/images+%25282%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;pre wrap=""&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre wrap=""&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre wrap=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Siapa bilang menulis itu gampang, buktinya saya sendiri mengalaminya. Sudah hampir 4 jam duduk di depan laptop hanya termangu dan kebingungan tanpa tahu mau menulis tentang apa. Awalnya banya ide berseliweran dan bermunculan di kepala, tetapi giliran tiba waktunya untuk menuangkan dalam bentuk tulisan semuanya jadi "blank". Yang ada malah kebingungan mau menulis apaan. Padahal sudah banyak dapat teori masalah penulisan baik itu yang secara langsung maupun online. Begitu juga dengan buku tentang teori menulis, sudah banyak yang dibaca. Tapi sampai saat ini masih juga kebingungan kalau mau mulai menulis.&lt;br /&gt;Padahal keinginan ada buat menulis, baik itu menulis artikel, cerpen ataupun buku/novel. Tapi ya itu tadi, ketika mau mencurahkan ide yang ada di kepala ke dalam bentuk tulisan tidak bisa. Malah hanya termangu di depan laptop tanpa menghasilkan apa-apa.&lt;br /&gt;Mungkin karena kurang pengalaman atau istilah kerennya "jam terbang" kali ya ...?(stpamenan)&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-228475220397676044?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/228475220397676044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2011/12/menulis-itu-tidak-gampang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/228475220397676044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/228475220397676044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2011/12/menulis-itu-tidak-gampang.html' title='Menulis Itu (tidak) Gampang'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9ft21yNSV9w/TuAMtk4WarI/AAAAAAAAAIM/EN8DB4famXI/s72-c/images+%25282%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-7956949600290719905</id><published>2011-08-24T22:20:00.001+07:00</published><updated>2011-08-24T23:09:26.590+07:00</updated><title type='text'>Kode Unik Nomor KTP ...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-AvipXlbbH2M/TlUWtPYob9I/AAAAAAAAAII/ZGMBcfeRkkA/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="129" src="http://2.bp.blogspot.com/-AvipXlbbH2M/TlUWtPYob9I/AAAAAAAAAII/ZGMBcfeRkkA/s200/images.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi anda yang telah berumur 17 tahun atau lebih pasti anda telah memiliki atau paling tidak telah mengetahui apa itu KTP (Kartu Tanda Penduduk). Tapi mungkin kebanyakan dari anda belum mengetahui kalau hanya dari nomor yang terdapat di KTP anda, dapat menunjukkan dengan pasti dimana anda tinggal, jenis kelamin anda dan tanggal lahir anda. Sekali lagi saya tekankan hanya dari nomor saja tanpa melihat keterangan lain yang terdapat pada KTP anda.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nomor KTP, disadari ataupun tidak, merupakan nomor yang begitu penting bagi warga Indonesia. Mungkin nomor KTP anda lebih penting bila dibandingkan nomor rekening bank anda. Tiap ada formulir yang mesti diisi oleh masyasarat, biasanya ada kotak tempat pengisian nomor KTP, entah itu formulir untuk penggantian kartu ATM, membuka rekening bank, membuat SIM ataupun formulir yang lain. Singkatnya, nomor KTP sangat penting bagi kita semua sebagai warga Negara Indonesia.&lt;br /&gt;Nomor KTP yang kita miliki mempunyai 16 digit bilangan yang tersusun sebagai berikut:&lt;br /&gt;PPKKCC.HHBBTT.RRRR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan Nomor KTP:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PP adalah nomor kode Provinsi tempat dimana diterbitkannya KTP.&lt;br /&gt;KK adalah nomor kode Kabupaten/Kota tempat dimana diterbitkannya KTP.&lt;br /&gt;CC adalah nomor kode Kecamatan tempat dimana diterbitkannya KTP.&lt;br /&gt;HH adalah tanggal hari lahir dari pemilik KTP.&lt;br /&gt;BB adalah bulan lahir dari pemilik KTP.&lt;br /&gt;TT adalah tahun lahir dari pemilik KTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RRRR adalah nomor registrasi yang tertera saat pengajuan pembuatan KTP (Register Number).&lt;br /&gt;Nomer kode wilayah baik Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan, masing-masing diambil dari nomer kode wilayah yang berdasarkan sistem klasifikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Jadi misalkan, bila anda mengajukan permohonan pembuatan KTP di kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Maka 6 digit pertama pada nomor KTP anda adalah 317302. Dimana angka 31 menunjukkan kode wilayah Provinsi D.K.I. Jakarta, selanjutnya angka 73 menunjukkan kode wilayah Kota Jakarta Pusat dan angka 02 menunjukkan kode wilayah Kecamatan Menteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 digit selanjutnya yang bertanda HHBBTT adalah tanggal, bulan dan tahun lahir dari pemegang KTP. Untuk 2 digit HH yang menunjukkan tanggal kelahiran terdapat sedikit perlakuan khusus. Dimana bila pemegang KTP adalah wanita maka tanggal lahirnya akan ditambahkan dengan 40. Alasan ditambahkan angka 40 adalah agar memberi perbedaan yang jelas. Dengan jumlah hari dalam satu bulan yang maksimal berjumlah 31, maka diambil bilangan yang lebih besar dari itu untuk memberikan perbedaan yang jelas. Misalkan jika ditambah dengan angka 20, seorang perempuan yang lahir di tanggal 5 jika ditambahkan 20 akan menjadi 25 yang akan rancu dengan seorang laki-laki yang lahir pada tanggal 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan angka yang diambil untuk bagian TT adalah 2 digit terakhir dari tahun kelahiran pemegang KTP. Jadi bila pemegang KTP lahir pada 17 Agustus 1975 maka enam digit HHBBTT akan tertulis dengan angka 170875 bila ia laki-laki dan 570875 bila ia seorang perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 digit terakhir bertanda RRRR adalah nomor registrasi. Ini adalah nomor yang tertera saat pengajuan pembuatan KTP. Nomor inilah yang menjaga agar tidak ada 2 orang yang yang tinggal di daerah yang sama serta memiliki jenis kelamin dan tanggal lahir yang sama mempunyai nomor KTP yang sama. Jadi kalau misalnya setelah si A terdaftar, ternyata ada orang lain lagi di Kecamatan tersebut yang ternyata mempunyai tanggal, bulan dan tahun yang sama persis dengan si A dan berjenis kelamin yang sama pula maka dia akan mempunyai nomor registrasi yang berbeda untuk membedakannya dengan si A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber : kompas forum)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-7956949600290719905?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/7956949600290719905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2011/08/kode-unik-nomor-ktp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/7956949600290719905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/7956949600290719905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2011/08/kode-unik-nomor-ktp.html' title='Kode Unik Nomor KTP ...'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-AvipXlbbH2M/TlUWtPYob9I/AAAAAAAAAII/ZGMBcfeRkkA/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-2217622313055575919</id><published>2010-09-23T15:39:00.000+07:00</published><updated>2010-09-23T15:39:36.134+07:00</updated><title type='text'>Wow... Furnitur Rumah Dinas SBY Rp 42 Miliar - Tribunnews.com</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.tribunnews.com/2010/09/23/wow...-furnitur-rumah-dinas-sby-rp-42-miliar"&gt;Wow... Furnitur Rumah Dinas SBY Rp 42 Miliar - Tribunnews.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-2217622313055575919?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.tribunnews.com/2010/09/23/wow...-furnitur-rumah-dinas-sby-rp-42-miliar' title='Wow... Furnitur Rumah Dinas SBY Rp 42 Miliar - Tribunnews.com'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/2217622313055575919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/09/wow-furnitur-rumah-dinas-sby-rp-42.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/2217622313055575919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/2217622313055575919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/09/wow-furnitur-rumah-dinas-sby-rp-42.html' title='Wow... Furnitur Rumah Dinas SBY Rp 42 Miliar - Tribunnews.com'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-522904820278098796</id><published>2010-09-09T21:17:00.000+07:00</published><updated>2010-09-09T21:17:30.586+07:00</updated><title type='text'>Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1431 H</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TIjsFeZGlhI/AAAAAAAAAGg/q0HKF-slfz8/s1600/ucapan+selamat+idul+fitri.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TIjsFeZGlhI/AAAAAAAAAGg/q0HKF-slfz8/s320/ucapan+selamat+idul+fitri.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;Jo  hati nan suci, Muko nan janiah, Maharok kato maantaan sambah, Kok ado  tingkah nan indak patuik, Lai tampak indak tasapo, Lai tasapo indak  tasalami, Lai tasalami indak tasuruah duduak, Tasuruah duduak indak pado  tampeknyo, Jo hati nan suci muko nan janiah kami mangatokan,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;"Minal  Aidin Wal Faidzin, Mohon Lahir Batin",&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;= Selamat Idul Fitri 1 Syawal  1431 H =&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-522904820278098796?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/522904820278098796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/09/selamat-idul-fitri-1-syawal-1431-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/522904820278098796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/522904820278098796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/09/selamat-idul-fitri-1-syawal-1431-h.html' title='Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1431 H'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TIjsFeZGlhI/AAAAAAAAAGg/q0HKF-slfz8/s72-c/ucapan+selamat+idul+fitri.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-3878548471720597018</id><published>2010-08-28T16:16:00.000+07:00</published><updated>2010-08-28T16:16:23.556+07:00</updated><title type='text'>Bijak Mengelola THR</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/THjTNAXzkLI/AAAAAAAAAGY/tqh7H2aOQP4/s1600/money.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/THjTNAXzkLI/AAAAAAAAAGY/tqh7H2aOQP4/s320/money.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tanpa terasa sudah lebih dari separo Bulan Ramadhan tahun ini kita lalui dan tanpa terasa sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Syawal atau yanglebih dikenal dengan nama “LEBARAN”. Dan menjelang lebaran ini ada suatu hal yang paling ditunggu-tunggu khususnya bagi para karyawan yaitu Tunjangan Hari Raya (THR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan jauh hari sebelum THR masuk ke rekening, mungkin kita semua sudah membikin daftar belanja yang akan dibeli dengan uang THR tersebut. Kadang-kadang tanpa disadari pengeluaran untuk menyambut lebaran itu lebih besar dari pemasukan yang diterima, sehingga setiap tahunnya uang THR hanya sekedar numpang lewat direkening bahkan bisa jadi “nombok” dengan hutang sana-sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, uang bonus tahunan masih bisa Anda ’selamatkan’, tanpa ludes. Bagaimana caranya? Organisasi.org memberi beberapa tips dan trik sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Beli Baju Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa menghemat THR bila menggunakan baju yang masih bisa dipakai. Jika anak-anak sulit menerima dan tetap merengek membeli baju baru, usahakan membeli baju yang bisa dipadupadankan dengan baju-baju lama mereka. Jangan membeli terlalu banyak baju untuk satu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Mudik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Usahakan tidak mudik setiap tahun. Jika keluarga suami-istri berbeda kampung halaman, usahakan bergantian mengunjungi. Atau agendakan mudik beberapa tahun sekali. Ada baiknya menggunakan teknologi seperti video call atau telepon dan SMS bila memutuskan untuk tidak berkunjung ke kampung halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang ingin mudik tak ada salahnya memilih hari-hari di luar hari besar, yang penting Anda bisa berkumpul bersama keluarga meski bukan di hari raya. Dengan begitu, Anda dan keluarga akan mampu mengirit pengeluaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Makanan Hari Raya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa menyajikan makanan hari raya yang lezat tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam. Cari resep-resep makanan yang harga bahannya terjangkau. Agar tak terlalu menguras dana, hidupkan kembali tradisi saling mengantar makanan.&lt;br /&gt;Selain mempererat silaturahim, beban Anda akan semakin ringan. Atau bisa juga ajak beberapa teman atau tetangga untuk membeli bahan baku dalam jumlah besar sebelum diolah agar tidak terlalu membebani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Tradisi ‘Angpau’&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hari raya tak lepas dari tradisi angpau atau memberikan sejumlah uang kepada sanak saudara. karena sifatnya tahunan, sebaiknya Anda telah menganggarkan pengeluaran ini sebagai pengeluaran tahunan. Tetapi ingat, dahulukan kewajiban untuk membayar zakat dan infak yang memang diwajibkan agama. Jangan memaksakan diri untuk memberi ‘angpau’ jika Anda tak memiliki cukup dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Open House&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bila tiap tahun ada open house di rumah, anggarkan sebagai pengeluaran tahunan. Seberapa besar open house mempengaruhi jumlah dana yang harus Anda siapkan. Bila memang tidak memungkinkan untuk mengadakan open house, jangan memaksakan diri yang membuat pengeluaran lebih besar atau bahkan menimbulkan hutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merayakan lebaran tidak lantas Anda harus boros dan menghambur-hamburkan uang. Sebab, Ramadan mengajarkan untuk mengendalikan nafsu dan keinginan. Menghidupkan tradisi memang sah-sah saja. Namun, usahakan tradisi buruk tak menjadi gaya hidup. (dikutip dari berbagai sumber/vivanews.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-3878548471720597018?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/3878548471720597018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/08/bijak-mengelola-thr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/3878548471720597018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/3878548471720597018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/08/bijak-mengelola-thr.html' title='Bijak Mengelola THR'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/THjTNAXzkLI/AAAAAAAAAGY/tqh7H2aOQP4/s72-c/money.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-3694704520302689328</id><published>2010-08-14T13:55:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T13:55:44.694+07:00</updated><title type='text'>Akhirnya “PAK BEYE DAN ISTANANYA” datang juga …</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TGY9cNCI39I/AAAAAAAAAGQ/TuGZlgzFjC0/s1600/IMG0103A.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TGY9cNCI39I/AAAAAAAAAGQ/TuGZlgzFjC0/s320/IMG0103A.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semenjak mendapat  kabar kalau kumpulan tulisan Mas Wisnu Nugroho di blog kompasiana diterbitkan dalam  bentuk buku dan sudah di launching, saya langsung ikut “berburu” untuk  mendapatkan buku tersebut. Awal Agustus kemarin tepatnya hari Sabtu, 7  Agustus 2010 saya berangkat menuju Pangkalpinang&lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang  berjarak sekitar 120 km dari tempat tinggal saya. Sedikit gambaran saya  sekarang tinggal di daerah Mentok Kab. Bangka Barat yang termasuk dalam  wilayah Propinsi Kep. Bangka Belitung. Ditempat saya tinggal memang  belum ada toko buku besar yang ada hanya penjual buku di lapak-lapak  kecil kaki lima dan toko-toko buku kecil yang koleksi tidak selengkap  toko buku besar yang ada di Jakarta atau kota besar lainnya. Makanya  untuk segera mendapatkan buku “PAK BEYE DAN ISTANANYA” ini saya  meluangkan waktu menempuh perjalanan lebih kurang 3 jam dengan mobil  tumpangan kantor dari Mentok menuju Pangkalpinang yang merupakan ibukota  Propinsi Kep. Bangka Belitung. Tujuan saya adalah toko buku Gramedia  yang merupakan satu-satunya toko buku yang besar yang ada di propinsi  ini dan biasanya buku-buku terbaru pasti ada disini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tetapi mungkin yang  namanya belum rezeki, sesampai di Gramedia saya tidak menemukan buku  yang saya cari. Setelah celingak-celinguk dan berkeliling akhirnya  setelah saya menanyakan perihal buku tersebut kepada salah satu karyawan  yang ada disana baru saya tahu kalau buku yang saya cari belum sampai  ke daerah Bangka Belitung. Dengan perasaan kecewa saya langsung balik  sambil berfikir kemana lagi saya harus mencari buku tersebut. Setelah  sampai di Mentok lagi saya dapat kabar kalau ada teman yang lagi dinas  ke Jakarta, langsung saya telpon dan minta tolong untuk mencarikan buku  yang saya inginkan. Tetapi sekali lagi saya harus kecewa karena setelah  balik ke Mentok, teman yang saya titipi itu mengatakan kalau dia  kelupaan mencarikan pesanan saya karena dia memang lagi banyak urusan  selama di Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebagai alternative  terakhir akhirnya saya mencari di toko buku online lewat internet,  tetapi sekali lagi jawabannya pun sama yaitu stok kosong. Setelah tiga  kali mendapat jawaban yang sama akhirnya pada salah satu toko buku  online baru saya mendapatkan buku tersebut. Alhamdulillah …, akhirnya  setelah sekian lama berusaha dan mencari saya mendapatkan juga buku  tersebut tetapi sekali lagi saya harus bersabar karena saya harus  menunggu dulu sampai&lt;span&gt; &lt;/span&gt;buku itu dikirim ke alamat saya. Dari  daftar pengiriman saya lihat kalau kiriman itu memerlukan waktu sekitar 3  - 4 hari untuk sampai ke alamat saya, berarti saya harus menunggu  sampai tanggal 13 atau 14 Agustus karena saya memesan buku tersebut pada  tanggal 10 Agustus. Tetapi tidak apalah sabar menunggu daripada tidak  dapat sama sekali.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semalam sehabis buka  puasa dan sholat maghrib akhirnya “PAK BEYE DAN ISTANANYA” sampai juga  di tempat saya setelah menempuh perjalan panjang selama 3 hari dari  Jakarta sampai ke kota kecil di Pulau Bangka ini yaitu Mentok. Berhubung  semalam&lt;span&gt; &lt;/span&gt;harus tarawih maka baru tadi pagi saya bisa  membaca buku tersebut dan siang ini saya akan melanjutkannya sambil  menunggu waktu berbuka sore nanti.(st)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-3694704520302689328?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/3694704520302689328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/08/akhirnya-pak-beye-dan-istananya-datang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/3694704520302689328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/3694704520302689328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/08/akhirnya-pak-beye-dan-istananya-datang.html' title='Akhirnya “PAK BEYE DAN ISTANANYA” datang juga …'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TGY9cNCI39I/AAAAAAAAAGQ/TuGZlgzFjC0/s72-c/IMG0103A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-5267125694224940258</id><published>2010-08-10T20:23:00.000+07:00</published><updated>2010-08-10T20:23:18.957+07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya… Ramadhan…</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TGFSd7gjXUI/AAAAAAAAAGI/J6x9Ye9rDIM/s1600/puasa4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TGFSd7gjXUI/AAAAAAAAAGI/J6x9Ye9rDIM/s320/puasa4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Semenjak  seminggu belakangan ini saya sudah banyak menerima pesan singkat (sms)  yang berisikan permohonan maaf lahir batin karena mau memasuki bulan  suci Ramadhan, yang umumnya berasal dari teman dan kerabat yang jauh  entah itu teman waktu sekaolah maupun kuliah dulu atau dari keluarga  yang terpisah oleh jarak dan waktu karena sama-sama mencari nafkah di  rantau orang. Isi pesannya pun beragam mulai dari yang langsung “to the  poin” mohon maaf lahir batin sampai pesan yang berpantun-pantun ria. Dan  saya yakin kalau hal ini bukan hanya terjadi pada diri saya sendiri  tetapi kita semua pasti mengalaminya. Bukan hanya menerima saja kita pun  ikut membalas pesan tersebut dengan isi pesan yang kurang lebih sama.  Bahkan semua kontak yang ada nomornya di HP kita kirimi juga pesan  tersebut, entah itu yang kenal dekat atau yang cuma hanya ketemu sekali  seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebenarnya  tidak ada yang salah dengan tradisi ini karena memang sudah seharusnya  sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan kita mensuci  diri dan hati serta saling memaafkan dengan sesama. Tetapi yang sering  terlupakan adalah bahwa kita lebih mengutamakan meminta maaf kepada  orang-orang yang tidak setiap hari berinteraksi dengan kita sedangkan  dengan orang setiap hari bertemu dan berinteraksi kita mengabaikannya.  Seharusnya kita mendahulukan permintaan saling memaafkan itu dengan  orang-orang yang setiap hari berinteraksi dengan kita seperti keluarga  (orangtua, suami/istri dan anak), tetangga dan rekan kerja di kantor,  karena kemungkinan ada salah dan selisih faham itu lebih besar dengan  orang-orang tersebut daripada dengan teman atau keluarga yang hanya  ketemu sekali setahun. Kadang-kadang ada sebagian dari kita yang dengan  tetangga sudah bertahun-tahun tidak bertegur sapa atau dengan rekan  kerja di kantor tidak akur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jadi ada baiknya sebelum minta maaf dengan orang yang jarang bertemu atau orang yang hanya &lt;span&gt;namanya  ada di dalam daftar kontak hp, kita terlebih dahulu memperbaiki  hubungan dan saling memaafkan dengan orang-orang terdekat yang  berinteraksi langsung dengan kita setiap hari supaya hati kita  benar-benar bersih dan suci memasuki bulan yang penuh rahmat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="id-ID" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;Dalam salah satu riwayat mengatakan bahwa menjelang bulan Ramadhan malaikat Jibril. A.S pernah berdo’a:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="id-ID" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;”  Ya.. Allah… Ya.. Rabbi.., abaikan puasa umat Nabi Muhammad bila sebelum  masuk bulan Ramadhan tidak memohon maaf pada kedua orang tuanya,  keluarga dan orang orang di sekitarnya” lalu Rasulullah pun meng amini  doa Jibril tersebut sebanyak 3X. Amin.. Amin.. Amin..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="id-ID" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;Maka  untuk itu marilah kita saling memaafkan terhadap segala kesalahan,  tergores hati karena bercanda, terbelit pilu karena tingkah laku,  tersinggung rasa karena bicara, dan kita sambut ramadhan bulan mubarok  dengan Qalbu yang bersih &amp;amp; Ikhlas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="id-ID" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div lang="id-ID" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;Marhaban Ya… Ramadhan…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-5267125694224940258?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/5267125694224940258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/08/marhaban-ya-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/5267125694224940258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/5267125694224940258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/08/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya… Ramadhan…'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TGFSd7gjXUI/AAAAAAAAAGI/J6x9Ye9rDIM/s72-c/puasa4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-3270384064857560058</id><published>2010-07-17T16:02:00.000+07:00</published><updated>2010-07-17T16:02:09.390+07:00</updated><title type='text'>Warnai Hidup Dengan Rasa Syukur &amp; Cinta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEFwrHxcdQI/AAAAAAAAAFI/rf5fHzR8lQU/s1600/cinta3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEFwrHxcdQI/AAAAAAAAAFI/rf5fHzR8lQU/s320/cinta3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Seberapa puaskah hidup  Anda, Apakah anda telah mencapai kualitas hidup yang anda impikan?  Apapun jawaban anda semoga bermakna syukur dan cinta.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sadar atau tidak, kita selalu terjebak oleh  putaran roda nasib kehidupan, ada sukses - gagal, sedih - gembira, kaya  - miskin, dll. Suasana tersebut telah mengisi sebagian dari perjalanan  hidup kita, tentu menguras banyak energi kita bila kita harus menjalani  fase yang konon “dijauhi” bagi sebagian orang, kegagalan, kesedihan dan  kemiskinan. Mengapa, karena kita telah kehilangan rasa syukur dan cinta  kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernahkan anda berempati bagaimana  menjalani hidup sebagai penyapu jalan, hidup penuh kesederhanaan bukan?  Bandingkan dengan anda yang dapat bekerja di kantoran pencakar langit  walaupun dengan gaji yang pas2an juga. Pernahkah terpikir dalam benak  anda bagaimana menjalani hidup di balik jeruji penjara? Bandingkan  dengan anda yang masih dapat menghirup segarnya udara&lt;br /&gt;bebas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apapun dan di manapun pencapaian hidup kita  saat ini layak kita syukuri dan cintai, percayalah kita akan pasti  melewati setiap fase kehidupan kita. Mungkin saat ini kita hidup enak  dengan jabatan di kantor yang lumayan tinggi, lalu sudah siapkah anda  jika suatu saat anda harus tergantikan dan pensiun….&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini anda mempunyai orang tua,  keluarga, istri dan putra-putri tercinta, sahabat, lalu sudah siapkan  anda jika suatu saat mereka meninggalkan anda selama-lamanya, tubuhnya  terbujur kaku di hadapan anda…? Sudah anda memberikan yang terbaik bagi  mereka?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu untuk apa hidup anda saat ini jika  semuanya anda belum siap dan mempersiapkannya? Sudah saatnya kita  bangkit dari keterpurukan hidup, roda kehidupan akan terus berputar  seiring rasa syukur dan cinta kita terhadap apa yang kita capai saat  ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah saatnya kita belajar hidup dengan  penuh rasa syukur dan cinta, karena apa yang kita dapat hari ini adalah  tabungan masa depan kita, jadi jangan pernah kita sia-siakan hidup kita,  apapun dan bagaimanapun keadaan kita saat ini.(st)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-3270384064857560058?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/3270384064857560058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/07/warnai-hidup-dengan-rasa-syukur-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/3270384064857560058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/3270384064857560058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/07/warnai-hidup-dengan-rasa-syukur-cinta.html' title='Warnai Hidup Dengan Rasa Syukur &amp; Cinta'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEFwrHxcdQI/AAAAAAAAAFI/rf5fHzR8lQU/s72-c/cinta3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-4942928773537582054</id><published>2010-07-16T09:03:00.006+07:00</published><updated>2010-07-16T13:01:23.902+07:00</updated><title type='text'>Bukittinggi ...</title><content type='html'>&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TD_1pfj0qRI/AAAAAAAAAFA/zlJVuB-p2uw/s1600/bukittinggi-300x225.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TD_1pfj0qRI/AAAAAAAAAFA/zlJVuB-p2uw/s320/bukittinggi-300x225.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sedikit kegundahan yang saya rasakan waktu pulang ke kota kelahiran saya, Bukittinggi pada pertengahan Juni 2010 kemarin ini. Kegundahan yang membuat saya “sakit gigi”, kecewa serta menimbulkan amarah melihat keadaan Bukittinggi sekarang ini. Makanya untuk sedikit melepaskan unek-unek tersebut saya tuangkan melalui tulisan berikut ini agar bisa berbagi dengan yang lain dan mudah-mudahan dibaca oleh pemerintah kota khususnya Walikota Bukitinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Dari pandangan saya sebagai orang awam dan bodoh saya merasa kalau Bukittinggi seperti anak ABG yang bingung untuk menentukan langkah dan mencari jati dirinya …&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kota Pariwisata-kah …?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kota Perdagangan-kah …?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;Kota Pendidikan-kah …?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Karena yang terhampar di depan mata justru Bukittinggi adalah Kota Seribu Ruko …&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Memang tidak ada yang salah dengan ruko, dengan adanya ruko berarti roda perekonomian masih terus berjalan serta masyarakat kita masih terus bernafas dan masih punya gairah untuk membangun kota tercinta ini. Tetapi yang membuat jantung berdegup kencang dan nafas jadi sesak yaitu ketika ruko berkembang seperti jamur tumbuh sehabis musim hujan. Ruko berdiri dengan gagahnya dimana-mana tanpa ada perencanaan dalam tata kota sehingga mengurangi keindahan, melibas nilai estetika serta melabrak etika.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Sekarang ini susah untuk mencari sudut pandang yang bagus untuk menikmati keindahan kota Bukittinggi, kemana pandangan dilayangkan selalu dihadang oleh tingginya tembok dan dinding ruko. Apakah benar gurauan orang selama ini yang mengatakan bahwa pembangunan di Bukittinggi dilaksanakan “asal pitih masuak” (asal ada duit masuk) ? Ataukah memang benar bahwa kita orang minang khususnya pemkot Bukittinggi hanya “tau jo nan lamak” (tahu dengan yang enak) dan tidak peduli lagi “jo nan rancak” (dengan yang indah/bagus)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Dari dulu yang jadi kebanggaan Bukittinggi sebagai Kota Wisata cuma itu ke itu saja mulai Ngarai Sianok, Jam Gadang, Kebun Binatang serta Benteng Fort De Kock. Tidak ada hal lain yang dimunculkan sebagai alternatif atau pilihan bagi pendatang/wisatawan, kalau terlalu lama hal seperti ini dibiarkan bukan tidak mungkin Bukittinggi nantinya akan menjadi Kota Wisata masa lalu saja. Sedangkan kota lain di sekelilingnya terus merangsek menggapai prestise sebagai sentra pariwisata di Sumatera Barat. Apakah kita sebagai warga Bukittinggi akan rela begitu saja …&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Saat ini pertokoan megah Ramayana yang “mengangkang” di pusat kota telah membuat sepi pertokoan Pasar Atas serta membuat pedagangnya susah bernafas. Ketika Pasar Banto telah disulap super megah menjadi Banto Trade Center, namun tetap tak ada penghuninya. Ketika Pasar Wisata menjadi wadah jejalan Nasi Kapau di lantai bawahnya, pakaian bekas di tengahnya serta “pusat kencing” di lantai atasnya. Ketika Los Lambuang di Pasar Lereng tampil dengan gaya yang bisa-biasa saja dan tak mampu menggugah selera kita. Ketika di pelataran Jam Gadang pengamen dengan ‘gaya pengemis bercampur preman’ merajalela.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Mudah-mudahan ini semua menjadi perhatian pemerintah kota Bukittinggi apalagi dengan ada pemerintahan yang baru hasil pilkada pada tanggal 30 Juni 2010 kemarin hal ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk melakukan pembenahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; text-align: justify;"&gt;Tulisan ini saya dedikasikan sebagai rasa sayang dan cinta kepada kota kelahiran saya Bukittinggi, daripada orang lain yang menyampaikan labih baik kita warga Bukittinggi yang sadar dan introspeksi diri.(st)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-4942928773537582054?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/4942928773537582054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/07/bukittinggi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/4942928773537582054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/4942928773537582054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/07/bukittinggi.html' title='Bukittinggi ...'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TD_1pfj0qRI/AAAAAAAAAFA/zlJVuB-p2uw/s72-c/bukittinggi-300x225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-7752380429041257009</id><published>2010-03-17T08:40:00.007+07:00</published><updated>2010-07-16T09:25:59.726+07:00</updated><title type='text'>My Little Princess</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/S8rQ_DKNQLI/AAAAAAAAAEg/vPdTqqv-bUs/s1600/DSC01534.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/S8rQ_DKNQLI/AAAAAAAAAEg/vPdTqqv-bUs/s320/DSC01534.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: #444444; clear: both; color: white; text-align: justify;"&gt;Anak adalah amanah dan titipan dari Allah yang harus dijaga dan nanti akan dipertanggungjawabkan dihadapan Illahi. Dengan kelahiran anak semakin melengkapi kehidupan keluarga dan menambah semarak dalam rumah. Begitu juga yang saya alami saat ini, tepat seminggu yang lalu saya dan istri mendapat titipan dan amanah dari Allah SWT seorang bayi perempuan yang lahir pada hari Rabu, 10 Maret 2010 jam 12.55 wib di RS Bakti Timah Pangkalpinang. Bayi mungil ini kami beri nama “Quinsha Aurelia Rabbani”, dengan berat badan 3.7 kg dan panjang 49 cm. Pada awalnya direncanakan kelahiran normal tetapi setelah diperiksa dokter akhirnya diputuskan kelahiran melalui proses operasi dikarenakan bayinya besar sedangkan pinggul ibunya kecil, tetapi syukur Alhamdulillah sampai saat ini kondisi bayi dan ibunya sehat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-7752380429041257009?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/7752380429041257009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/03/my-little-princess.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/7752380429041257009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/7752380429041257009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/03/my-little-princess.html' title='My Little Princess'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/S8rQ_DKNQLI/AAAAAAAAAEg/vPdTqqv-bUs/s72-c/DSC01534.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-6929744044565550747</id><published>2010-01-07T11:17:00.001+07:00</published><updated>2010-01-07T11:24:17.087+07:00</updated><title type='text'>Optimisme 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memasuki tahun baru 2010 bagi saya pribadi merupakan suatu pengharapan dan penantian karena memang sesuai prediksi dokter bahwa istri saya akan melahirkan anak pertama kami awal Maret 2010. Ini merupaka kebahagiaan tersendiri bagi kami berdua dalam menantikan kelahiran buah cinta yang memang ditunggu-tunggu. Membayangkan sebentar lagi akan menjadi orang tua dan rumah akan diramaikan dengan suara serta tangisan si kecil. Tetapi selain perasaan senang dan bahagia terselip juga perasaan cemas dan takut karena ini adalah pengalaman pertama bagi kami berdua, disamping itu kami juga tinggal di rantau orang jauh dari kedua orang tua sehingga segala sesuatunya harus dihadapi berdua. Paling-paling minta saran dan petunjuk dari orang tua melalui telpon yang suasana dan dimensinya jauh berbeda kalau kita didampingi secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang namanya kehidupan harus dilalui walaupun tidak sesuai dengan harapan yang kita inginkan. Memang ada omongan dari beberapa teman dan kenalan bahkan dari saudara yang menyarankan untuk melahirkan di kampung halaman saja. Namun setelah kami pikir lagi kurang bijak rasanya kalau harus merepotkan orang tua, karena kalau melahirkan di kampung otomatis hanya istri yang bisa pulang karena saya bekerja di sini dan hanya bisa ambil cuti untuk beberapa hari. Maka otomatis semua keperluan dan repotnya waktu melahirkan pasti orang tua yang mengurusnya, hal itulah yang ingin kami hindari. Mungkin nantinya setelah dekat mau melahirkan orangtua dan mertua akan datang ke tempat kami.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dari sekarang kami sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari keperluan si ibu waktu bersalin, keperluan dan&amp;nbsp; perlengkapan bayi sampai mencari pembantu nantinya yang akan membantu mengasuh anak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada semacam kebahagiaan dan kepuasan tersendiri dalam mempersiapkan segala keperluan tersebut, walaupun kadang-kadang sering capek dan stressnya juga memikirkannya. Namun pada akhirnya semua kita kembalikan kepada Yang Maha Kuasa, karena Dia lah yang menentukan segala sesuatu. Mudah-mudahan kami diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi semua ini, sehingga tahun 2010 ini menjadi tahunyang penuh optimisme bagi kami dan bagi kita semua. (sp)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-6929744044565550747?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/6929744044565550747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/01/optimisme-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/6929744044565550747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/6929744044565550747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2010/01/optimisme-2010.html' title='Optimisme 2010'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-5796376702407459617</id><published>2009-12-31T10:40:00.001+07:00</published><updated>2010-01-07T11:26:09.189+07:00</updated><title type='text'>Renungan Akhir Tahun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya dalam hitungan jam kita semua akan meninggalkan tahun 2009 dan memasuki tahun baru 2010. Semua orang (mungkin juga termasuk anda dan saya) sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk merayakan pergantian tahun ini, mulai dari pesta kembang api dan perayaan yang meriah di tempat-tempat hiburan sampai yang paling sederhana dengan meniup terompet bersama keluarga di rumah masing-masing. Bahkan ada sebagian orang yang telah mempersiapkan liburan akhir tahun dari jauh-jauh hari sebelumnya, baik itu liburan di dalam negeri maupun yang mau melancong ke negeri orang. Semua tempat hiburan dan hotel-hotel berbintang sampai penginapan melati dipastikan akan kebanjiran pengunjung yang ingin merayakan pergantian tahun. Bagitu juga dengan pesta yang diadakan mulai dari pesta kembang api dan terompet yang berlimpah dengan jamuan serta hidangan yang serba mewah sampai pesta “sex” dan bertukar pasangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang tidak ada yang salah dengan berbagai macam tingkah polah orang dalam menyambut dan merayakan pergantian tahun selam itu tidak mengganggu dan merugikan orang lain. Tetapi ada baiknya kita merenung lagi, apakah memang harus dengan perayaan seperti yang selama ini kita lakukan untuk menyambut tahun baru ? Karena hakekatnya menyambut pergantian tahun adalah untuk introspeksi diri, melihat kembali apakah selama setahun ini kita telah melakukan sesuatu yang berarti baik itu untuk diri sendiri maupun untuk orang banyak. Apakah kehidupan kita sudah lebih baik dari tahun sebelumnya baik itu yang menyangkut kehidupan dunia maupun akhirat. Karena dalam islam di jelaskan bahwa :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“hari ini lebih baik dari hari kemaren, itulah tanda orang yang beruntung”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“hari ini sama dengan hari kemaren, itulah tanda orang yang merugi”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“hari ini lebih jelek dari hari kemaren, itulah tanda orang yang celaka”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Termasuk dalam golongan yang manakah kita ?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka alangkah baiknya untuk menyambut tahun baru ini kita kembali merenung dan mawas diri tentang apa yang telah kita lakukan dan perbuat selama setahun ini serta mempersiapkan segala sesuatunya untuk berbuat yang lebih baik di tahun depan. Jangan sampai kita termasuk kedalam golongan orang yang “celaka”. (sp)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-5796376702407459617?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/5796376702407459617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/12/renungan-akhir-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/5796376702407459617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/5796376702407459617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/12/renungan-akhir-tahun.html' title='Renungan Akhir Tahun'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-1310147525013232428</id><published>2009-12-28T09:54:00.001+07:00</published><updated>2010-01-07T11:27:26.193+07:00</updated><title type='text'>Dilema Rumah Dinas</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; rasa miris dan kasihan ketika kemarin saya menonton di salah satu stasiun TV mengenai sengketa antara penghuni rumah dinas TNI dengan aparat yang bertugas mengosongkannya. Para penghuni bersikeras tidak mau meninggalkan rumah tersebut sedangkan aparat tetap berusaha mengosongkannya sehingga sempat terjadi ketegangan walaupun pada akhirnya aparat dari TNI tetap dapat mengosongkan secara paksa rumah-rumah tersebut. Kita tidak dapat menyalahkan para anggota TNI yang bertugas mengosongkan rumah tersebut karena mereka hanya menjalankan tugas yang diberikan oleh pimpinannya tetapi kita juga tidak dapat menyalahkan para penghuni yang tidak mau pindah karena mereka beralasan masih menunggu keputusan hmkum yang katanya masih berjalan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Memang kalau membicarakan masalah rumah dinas ini seakan menjadi dilema baik bagi penghuninya maupun bagi instansi/perusahaan yang memberikan fasilitas tersebut. Dari pengalaman saya yang memang ditugasi oleh perusahaan untuk mengurusi sarana umum termasuk salah satunya rumah dinas perusahaan, memang banyak suka dukanya. Sukanya antara lain kita dapat berinteraksi dan kenal dengan semua keluarga yang menempati komplek perumahan tersebut, tetapi dukanya kalau sudah berhadapan dengan karyawan pensiun yang masih menempati rumah dinas. Ketika kita ingatkan untuk segera mengosongkan dan mengembalikan rumah dinas ke perusahaan, kadang-kadang mereka suka bilang kita tidak berperasaan atau tidak menghargai jasa mereka selama ini. Padahal dari awal mau menempati rumah dinas sudah diberitahukan baik itu secara lisan maupun tulisan kalau rumah dinas ini diperuntukan untuk karyawan yang masih aktif guna mendukung kelancaran tugasnya sehari-hari. Kalau nantinya mereka sudah memasuki masa pensiun maka rumah tersebut harus dikembalikan kepada perusahaan. Tapi masih juga ada sebagian karyawan yang beranggapan kalau rumah itu bisa jadi hak milik mereka karena mereka telah menempatinya cukup lama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dari pengalaman yang saya dapat biasanya mereka yang bermasalah dengan rumah dinas ini antara lain disebabkan karena :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm; text-align: justify;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Terlena dengan fasilitas yang ada sehingga lupa mempersiapkan segala sesuatunya untuk memasuki masa pensiun salah satunya perumahan sehingga ketika masa itu tiba mereka jadi kaget dan merasa berat karena belum ada persiapan. Mau mengontrak atau sewa rumah terasa berat apalagi untuk membeli atau menbagun rumah karena pendapatan yang diterima sudah tidak seperti dulu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Keenakan dengan fasilitas dan kemudahan yang ada di rumah dinas seperti tidak ada pengeluaran untuk sewa dan perbaikan rumah karena di tanggung perusahaan, fasilitas air bersih dan listrik yang mencukupi tanpa perlu bayar sehingga merasa berat untuk meninggalkan itu semua.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Terlanjur banyak kenangan dan peristiwa baik suka dan duka yang dialami di rumah tersebut sehingga merasa berat untuk meninggalkannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Itulah diantaranya beberapa alasan yang membuat sebagian karyawan yang memasuki masa pensiun keberatan untuk mengembalikan rumah dinas ke instansi/perusahaan tempat mereka bekerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Terlepas dari itu semua yang namanya rumah dinas adalah rumah beserta fasilitas yang diberikan perusahaan/instansi kepada karyawan/pegawai yang masih aktif dan harus dikembalikan ketika yang bersangkutan memasuki masa pensiun. Jadi mau tidak mau rumah dan fasilitas tersebut harus dikembalikan karena memang rumah tersebut bukan hak milik, kalau rumah tersebut dijadikan hak milik maka kasihan kepada karyawan yang baru karena tidak ada lagi rumah yang bisa mereka tempati guna mendukung kelancaran tugasnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Makanya untuk mengingatkan kita semua maupun penulis sendiri, bagi yang menempati rumah dinas perusahaan ada baiknya dari sekarang mempersiapkan segala sesuatunya untuk hari depan. Jangan sampai terlena dengan fasilitas yang diterima sekarang sehingga lupa untuk mempersiapkan hari depan ketika kita memasuki masa pensiun karena kita semua pasti akan menjalani masa tersebut baik cepat atau lambat. Kalau dari sekarang kita sudah mempersiapkannya maka nantinya kita menjalani hari tua dengan tenang tanpa perlu takut dan was-was akan diusir atau digusur oleh pihak instansi/perusahaan tempat kita bekerja. Sekarang kita memulai dengan baik maka alangkah bagusnya kalau nanti kita juga mengakhiri masa kerja dan bakti kita dengan baik.(sp)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-1310147525013232428?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/1310147525013232428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/12/dilema-rumah-dinas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/1310147525013232428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/1310147525013232428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/12/dilema-rumah-dinas.html' title='Dilema Rumah Dinas'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-4104287687935745308</id><published>2009-11-25T16:39:00.001+07:00</published><updated>2009-11-25T16:39:53.479+07:00</updated><title type='text'>Masih Untung ...!!!</title><content type='html'>“Untung cuma duit sama hp aja yang hilang” ungkap salah seorang teman ketika rumahnya kemasukan maling beberapa minggu yang lalu. Berhubung anaknya yang kecil menangis dan terbangun tengah malam itu, maka malingnya langsung kabur takut ketahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya gak habis pikir habis kemalingan kok teman saya masih bisa bilang “untung” padahal jelas-jelas dia mengalami kerugian dengan hilangnya duit sama telpon seluler. Namun begitulah kebiasaan kita yang walaupun mengalami kerugian tetapi kita katakan masih untung, kalau di Bangka ini orang bilang “dasar melayu gak mau rugi tetap aja bilang untung”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini adalah sebagai sikap positif masyarakat kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari, di mana setiap kejadian mereka mengambil dari sisi positifnya. Sehingga seberapapun beratnya musibah dan cobaan yang menimpa kita masih menganggapnya sebagai suatu keuntungan. Atau bisa jadi ini sebagai bentuk sikap apatis masyarakat kita karena silih bergantinya bencana yang menimpa negeri ini sehingga membuat mereka kebal dengan berbagai macam penderitaan yang mendera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ini terjadi pada masyarakat banyak dalam menghadapi berbagai persoalan hidup kita mungkin bisa memaklumi tetapi yang kita takutkan kalau sikap positif memandang permasalahan ini juga menular pada para aparat dan pemimpin dinegeri ini tetapi mereka menempatkannya pada tempat yang tidak semestinya. Dan gejala itu sudah mulai tampak sekarang ini seperti lambatnya penanganan kasus Anggodo dan Bank Century. Mungkin para aparat berpikiran “masih untung Anggodo hanya menyuap para anggota polisi dan kejaksanaan gak sampai ke menteri dan presiden” atau “masih untung hanya satu Bank Century yang dikucurkan duit 6.7 T gak sampai dua atau tiga bank”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan saja itu hanya pikiran iseng saya yang lagi “hang” gak tau mau nulis apa tapi jari ini dah gatal mau mencet keyboard.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-4104287687935745308?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/4104287687935745308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/11/masih-untung.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/4104287687935745308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/4104287687935745308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/11/masih-untung.html' title='Masih Untung ...!!!'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-7673493905153844761</id><published>2009-11-24T08:42:00.001+07:00</published><updated>2009-11-24T08:42:24.729+07:00</updated><title type='text'>Maaf Pak ...</title><content type='html'>Kejadian ini berlangsung belum lama ini yang berkaitan dengan pergantian Kapolres  di tempat saya sekarang ini. Selama ini setiap ada kegiatan yang berskala besar baik itu dari instansi pemerintahan maupun swasta selalu menggunakan hall atau ruang pertemuan kepunyaan tempat saya bekerja karena memang itulah gedung pertemuan yang kapasitasnya bisa menampung ratusan peserta, dan kebetulan semua berhubungan dengan saya selaku penanggungjawab sarana umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu Kepala Bagian Keamanan menerima telpon dari sang Kapolres yang akan punya hajat karena memang untuk urusan yang berhubungan dengan aparat yang berseragam adalah tugas beliau. Sang Kapolres menanyakan bagaimana jawaban dari pimpinan kami mengenai surat peminjaman gedung pertemuan untuk acara pisah sambut Kapolres yang akan diadakan beberapa hari lagi. Kepala Keamanan langsung konfirmasi ke saya mengenai surat tersebut apakah sudah ada izin pemakaian gedung dari pimpinan kami, berhubung saya enggak pernah menerima surat mengenai hal tersebut maka saya bilang kalau surat untuk pemakaian gedung tersebut belum ada masuk. Tetapi dari pihak Kapolres mengatakan kalau mereka telah mengirimkan surat tiga hari yang lalu berkaitan dengan hal tersebut, bahkan si ajudan Kapolres itu mengatakan kalau dia sendiri yang mengantarkan surat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka supaya hal tersebut gak berlarut-larut maka Kepala Bagian Keamanan mengatakan kalau nanti suratnya memang sudah dikirim tetapi tidak ketemu atau hilang sama kami maka nanti beliau sendiri yang akan menghadap secara lisan kepada pimpinan kami mengenai peminjaman gedung pertemuan untuk acara Kapolres tersebut. Bahkan Kepala Bagian Keamanan saya sampai meninta maaf kepada Kapolres tersebut atas kejadian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berapa lama kemudian, kalau gak salah sekitar 15 semenit setalah kejadian itu ada telpon dari ajudan Kapolres tadi ke Kepala Bagian Keamana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf pak, mengenai surat peminjaman gedung tadi memang kesalahan saya karena saya lupa mengirimkan surat untuk hal tersebut ke kantor bapak” kata sang ajudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu tadi kenapa anda bilang kalau anda sendiri yang datang ke tempat kami mengantar surat itu” tanya Kepala Keamanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu karena tadi di depan pimpinan saya pak, kalau nanti saya bilang lupa mengantarnya maka saya akan di beri sangsi pak makanya saya bilang saja kalau surat itu sudah saya antar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekali lagi saya minta maaf pak dan saya mohon bapak tidak melaporkan kejadian ini ke pimpinan saya, suratnya nanti sore saya antar pak” lanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami semua hanya bisa geleng-geleng kepala …&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-7673493905153844761?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/7673493905153844761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/11/maaf-pak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/7673493905153844761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/7673493905153844761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/11/maaf-pak.html' title='Maaf Pak ...'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7264907661698620476.post-4196644019385124083</id><published>2009-11-17T14:12:00.001+07:00</published><updated>2009-11-17T14:12:36.963+07:00</updated><title type='text'>Hujan &amp; Petir</title><content type='html'>Musim hujan yang disertai angin kencang dan petir kayaknya merata sekarang ini di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya di Jakarta dan beberapa daerah di pulau Jawa saja seperti yang sering di beritakan televisi. Tak terkecuali di tempat saya tinggal sekarang ini tepatnya di Bangka Barat yang termasuk wilayah Propinsi Kep. Bangka Belitung. Hujan deras yang disertai angin kencang dan petir kembali mekan korban, salah satunya menimpa karyawan ditempat saya bekerja.&lt;br /&gt;Pagi ini kami mendapat kabar kalau salah satu karyawan ditempat kerja saya rumahnya disambar petir, dan untuk menindaklanjuti kabar tersebut maka dari kantor langsung mengirim utusan untuk melihat kondisi dan kerusakan yang terjadi. Maka berangkatlah kami 4 orang sebagai perwakilan dari karyawan ketempat kejadian tersebut.&lt;br /&gt;Rumah karyawan yang bersangkutan disambar petir pada Selasa dini hari, 17 November 2009 tepatnya sekitar jam 01.30 wib dinihari. Walaupun tidak ada korban jiwa tetapi rumah mengalami kerusakan yang lumayan parah, dimana atap dan plafond semuanya rusak parah. Disamping itu peralatan elektronik juga rusak semua, aliran listrik terputus bahkan lantai rumah juga ikut rusak.&lt;br /&gt;Dari keterangan penghuni rumah, petir menghantam bangunan dapur yang terletak bersebelahan dengan tower milik salah satu perusahaan telekomunikasi. Penghuni dibuat terkejut dengan suara dentuman yang katanya seperti ledakan bom disertai getaran yang membuat seluruh plafon rusak dan ambruk. Aliran listrik langsung konslet dan mati, akibat dari korsleting tersebut merusak semua peralatan elektronik yang ada di rumah tersebut. &lt;br /&gt;Paginya setelah kejadian telah ada kunjungan dari Dinas Sosial Bangka Barat dan pihak pemilik tower. Dari dinas sosial menjanjikan bantuan yang akan diberikan siang ini sedangkan dari pihak tower memang menyatakan akan bertanggung jawab berhubung memang karena dekat dengan tower tersebut maka rumah itu kena sambaran petir tetapi mereka menunggu konfirmasi dulu dari pusat. Untuk sementara sambil menunggu bantuan dan tindak lanjut dari pihak tower maka kami berinisiatif untuk memakai terpal guna menutupi atap yang rusak dan untuk menahan serta melindungi jika nantinya hujan turun lagi. Selanjutnya dengan data photo yang telah diambil dan laporan dari perwakilan yang telah meninjau ke lapangan, nantinya akan ada juga bantuan dari perusahaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7264907661698620476-4196644019385124083?l=stpamenan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://stpamenan.blogspot.com/feeds/4196644019385124083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/11/hujan-petir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/4196644019385124083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7264907661698620476/posts/default/4196644019385124083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://stpamenan.blogspot.com/2009/11/hujan-petir.html' title='Hujan &amp; Petir'/><author><name>St. Pamenan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11715199631756379899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Rm2AUNnoTwE/TEF0NijsG4I/AAAAAAAAAFY/mxCqkejZq9Q/S220/Prewed+03c.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
